Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Berkobbar menggelar Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK), Ujian Akhir Sekolah sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan ijazah yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai usia dan kecamatan sekitar Lumajang
Dalam kesempatannya, Mistami,S.E. selaku Kepala PKBM Berkobbar mengatakan, pelaksanaan ujian dibagi menjadi tiga yakni,
ujian praktik Paket A,B,C pada 25 April 2025
ujian Paket C atau ujian kesetaraan Sekolah Menengah Atas (SMA) pada 28-30 April 2025,
ujian Paket B atau ujian kesetaraan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan ujian Paket B atau ujian kesetaraan Sekolah Dasar (SD)
pada 5 – 7 Mei 2025 dan
dengan rincian peserta sebagai berikut : Paket A = 5 Orang; Paket B =42 Orang; dan Peket C = 117 Orang.
Ujian ini digelar untuk mencari ijazah agar bisa lanjut kuliah dan ada juga digunakan untuk mencari pekerjaan dan bahkan ada yang sudah bekerja, digunakan sebagai tuntutan tempat kerja harus punya ijazah,” ungkapnya,
Lebih lanjut dijelaskan, bahwa rentang usia untuk dapat mengikuti Ujian Pendidikan Kesetaraan ini dari usia 16 – 57 tahun.
“Peserta yang berusia 55 tahun ini berprofesi sebagai Kepala Dusun Desa Gucialit Kabupaten Lumajang,” tambahnya.
Sedangkan bagi siswa yang ujian, Paket A atau setara SD yang masih usia sekolah bisa melanjutkan pendidikan ke sekolah SMP atau setara Paket B, bagi yang ujian Paket B bisa melanjutkan pendidikan ke SMA/SMK atau setara Paket C.
Begitupun dengan yang sudah selesai mengikuti ujian Paket C dan nantinya akan memperoleh ijazah bisa digunakan untuk melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi.
“Jika ada yang ingin mendaftar sekolah tanpa batasan usia, tanpa memandang status sosial, Paket A, Paket B, dan Pake C, bisa menghubungi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Berkobbar, Desa Kenongo, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur atau bisa hubungi WA di 085859339058
Dirinya juga berharap, ke depan agar masyarakat luar lebih sadar akan adanya pendidikan non-formal yang bisa ditempuh sebagai solusi mengenyam pendidikan baik bagi anak-anak yang homeschooling dan masyarakat yang mau belajar untuk memperoleh ijazah